Banten

Aksi Keji Begal di Palembang Renggut Nyawa Mahasiswi, Warga Desak Pelaku Segera Ditangkap!

Abdurahman | 21 Agustus 2026, 16:31 WIB
Aksi Keji Begal di Palembang Renggut Nyawa Mahasiswi, Warga Desak Pelaku Segera Ditangkap!
Insiden pembegalan yang menewaskan seorang mahasiswi Universitas Terbuka di Palembang, Sumatera Selatan. (Instagram.com/@palembangkulukilir)

AKURAT BANTEN — Jagat maya dan warga Kota Palembang tengah dirundung duka sekaligus kemarahan mendalam.

Kasus pembegalan sadis yang merenggut nyawa seorang wanita muda bernama Adinda Dhea Fiji Lestari (21) mendadak viral dan menjadi sorotan tajam publik.

Korban yang tercatat sebagai mahasiswi Universitas Terbuka (UT) Palembang ini ditemukan tak bernyawa dengan kondisi mengenaskan di area Jalan Jenderal Satibi Darwis, Kertapati, Palembang, pada Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 01.30 WIB dini hari.

Tragedi berdarah ini praktis memantik reaksi keras dari masyarakat luas. Desakan agar aparat penegak hukum segera meringkus pelaku kini menggema di berbagai platform media sosial.

Baca Juga: Bikin Tamu Istana Menangis! Kisah Sinden Cilik Tanpa Tangan Dan Kaki Guncang HUT RI ke 81, Ada Apa?

Detik-Detik Mencekam: Teriakan di Malam Buta

Berdasarkan data dan keterangan yang dihimpun di lapangan, insiden maut ini bermula ketika korban melintas seorang diri di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan mengendarai sepeda motor kesayangannya.

Suasana dini hari yang sepi seketika pecah saat saksi mata di sekitar lokasi, Rizki (19) bersama sang nenek, Darwila (69), mendengar suara teriakan perempuan disusul suara benturan keras kendaraan yang terjatuh.

Kami ini sedang bekerja di dekat lokasi, lalu saya mendengar suara perempuan dan motor jatuh. Panik, Pak. Saya langsung memberitahu nenek, ungkap Rizki saat memberikan keterangan terkait malam mengerikan tersebut.

Mendengar aduan sang cucu, Darwila langsung bergegas mengecek sumber suara.

Betapa terkejutnya mereka ketika mendapati korban sudah tergeletak dalam posisi telungkup di badan jalan dengan luka bersimbah darah.

Tak hanya merenggut nyawa korban, para pelaku yang diduga lebih dari satu orang juga tega membawa kabur sepeda motor korban tanpa jejak.

Baca Juga: Isu Demo 27 Agustus, Bamus Betawi Warning Warga Pati agar Tak Terprovokasi Masuk Jakarta

Polsek Kertapati Turunkan Tim Khusus, Buru Pelaku Tanpa Kompromi

Mendapat laporan dari warga setempat, jajaran Polsek Kertapati bersama Tim Inafis Polrestabes Palembang langsung bergerak cepat melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban ke RS Bhayangkara Palembang.

Kapolsek Kertapati Palembang, AKP Hermansyah, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam menghadapi aksi kriminalitas jalanan yang meresahkan ini.

Saat ini, tim gabungan telah diterjunkan untuk memburu para pelaku.

Sekarang masih dalam penyelidikan anggota Reskrim kami, dan di-back up oleh anggota Satreskrim Polrestabes Palembang. Anggota masih di lapangan untuk mengumpulkan bukti-bukti. Terkait update peristiwa ini nanti saya beritahukan perkembangannya, tegas AKP Hermansyah, Jumat (21/8/2026).

Baca Juga: Panas! Kubu Roy Suryo Tunjukkan Ijazah Pembanding, Ungkap Perbedaan Mencolok yang Bikin Kaget

Warga Desak Penegakan Hukum Tegas

Kasus ini meninggalkan luka mendalam bagi keluarga serta kerabat korban.

Di sisi lain, masyarakat sekitar dan netizen mendesak kepolisian untuk segera menangkap pelaku dan menghukum mereka seberat-beratnya agar kejadian serupa tidak terulang kembali di wilayah Palembang.

Warga juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra, menghindari melintas di jalur-jalur rawan kejahatan seorang diri pada jam-jam rawan malam hingga dini hari.(**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Abdurahman
Reporter
Abdurahman
Abdurahman